Upacara Adat Ngikis Membersihkan Diri Menyambut Bulan Suci Ramadhan

0
2 views

CIAMIS – Dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan 1439 H, Desa Karangkamulyan Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis menggelar tradisi leluhur upacara adat ngikis, di obyek wisata situs Ciungwanara Karangkamulyan, Senin (7/5/2018).

“Upacara adat ngikis merupakan kegiatan tahunan yang selalu digelar oleh masyarakat karangkamulyan serta masyarakat di Tataran Galuh Ciamis dalam menyambut bulan suci ramadhan yang penuh dengan barokah dari alloh swt,” ujar Ketua Panitia Penyelenggara Kegiatan Sodikin M.Pd disaat sambutanya.

Sodikin mengungkapkan, dalam kegiatan upacara adat ngikis ini, nanti ada budaya yang sudah biasa di tunggu-tunggu masyarakat yakni bagi-bagi buah dan sayur yang dinilai mempunyai nilai kebarokahan bagi yang mendapatkanya dan memakanya.

Menurutnya, Buah-buahan dan sayuran adalah rezeki dari alloh swt untuk umatnya, maka dari itu dalam rezeki yang kita miliki itu ada rezeki milik orang lain yang harus kita berikan.

“Ngikis sendiri mempunyai arti bersi yakni membersihkan diri dari perbuatan kotor dan memager diri atau menjaga diri kita dari perbuatan yang dianggap merusak ahlak kita,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Desa Karangkamulyan Mochamad Abdul Haris mengatakan dengan adanya upacara adat ngikis ini, mudah-mudahan bisa menambah nilai ibadah kepada alloh swt serta menjadi hikmah di bulan suci ramadhan yang penuh dengan kebarokahan ini.

“Dengan ngikis ini, mari kita mapag bulan suci ramadhan dengan membersihkan diri serta magerken diri kita dengan tawakal dan di ridhoi oleh alloh swt,” katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis Max Sofyan menambahkan Kabupaten Ciamis ini mempunyai berbagai budaya dan seni tradisi daerah, baik itu budaya benda atau tidak berbenda.

“Dengan adanya tradisi upacara adat ngikis ini mari kita sama-sama lestarikan dan kembangkan budaya leluhur kita yang ada di tataran Galuh Ciamis karena ini merupakan potensi yang bernilai tinggi bagi masyarakat Galuh Ciamis,” pungkasnya. (Ferry/nolduanews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here