UPTD Pendidikan Baregbeg Raih Banyak Prestasi Dalam FLS2N Tingkat Kabupaten Ciamis

0
42 views

CIAMIS – UPTD Pendidikan Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, meraih peringkat 6 besar dalam perlombaan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Kabupaten Ciamis, Kamis (28/3).

Juara yang berhasil diraih UPTD Pendidikan Baregbeg yaitu, Tari Kreasi juara 2, Membatik juara 4, Pantomim juara 5, dan Kriya Anyam juara 6.

Kepala Sekolah SD Negeri 3 Baregbeg, Dadang Ma’sum mengatakan, alhamdulilah dalam FLS2N tahun 2019 ini, Kecamatan Baregbeg berhasil meraih banyak juara. Ini merupakan hasil yang cukup baik, dan juga ini merupakan hasil kerja keras kepela sekolah, guru, serta pelatih dalam membimbing anak didik.

“Alhamdulilah, ini berkat atas kerjasama sesama guru dan kepala sekolah serta pelatih dalam membimbing siswa hingga meraih prestasi,” katanya.

Dadang yang juga sebagai Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Baregbeg berharap, dengan gelar juara ini bisa dipertahankan, kalau bisa kedepannya lebih ditingkatkan lagi, supaya mampu bersaing dengan Kecamatan lain.

“Kalau biasanya kami juara pertama, tapi saat ini pesaing kita cukup baik dan bagus. Tetapi dengan gelar juara ini kami sangat bangga sekali kepada siswa/siswi, untuk kedepannya mudah-mudahan bisa ditingkatkan lagi,” harapnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Baregbeg, H. Dedi Kusmana menambahkan, pada ajaran baru tahun 2018/2019, Kecamatan Baregbeg akhirnya ada peningkatan prestasi. Itu dibuktikan, saat ajang perlombaan FLS2N tingkat Kabupaten Ciamis, yang berhasil meraih peringkat 6 besar.

“Alhamdulilah, akhirnya Kecamatan Baregbeg kembali meraih juara. Ini merupakan hasil kerja keras siswa dan tentunya guru dan pelatih yang telah membina dan membimbing siswa/siswi agar berprestasi,” ucapnya.

H. Unay sapaan akrab H. Dedi Kusmana mengatakan, gelar juara ini harus ditingkatkan lagi, supaya nanti kedepannya bisa lebih berprestasi. Tentunya, jika ingin kembali berprestasi harus mempunyai teknik pembelajaran yang baik, melalui ekstrakulikuler di sekolah.

“Dengan ekstrakulikuler, anak bisa memilih sesuai minat dan bakatnya. Jadi, nanti tidak susah untuk membina dan melatih anak didik, karena bakat dan minatnya sudah melekat pada diri anak-anak,” pungkasnya. (Ferry/nolduanews)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here