Connect with us

Berita

Usai Nonton Persib vs Persija Bobotoh Persib asal Ciamis Tewas

Published

on

CIAMIS: Fahmi Alawi bin Abdul Jalil warga Dusun Cipeundeuy Desa Selasari Kemacatan Kawali Kabupaten Ciamis tewas usai menonton laga Persib vs Persija di  Stadion GBLA Bandung (Minggu/23/9) malam.  siswa Madrasah Aliyah Nurul Huda tersebut dibonceng bersama  rekannya Bubun bin Ewong. Kondisi Bubun  kritis dan dirawat di RSU Purwokerto Jateng.

Berdasarkan informasi  dari keluarga korban, Fahmi memang baru pulang nonton laga Persib di Bandung bersama rekannya. Dari Kawali Fahmi dijemput rekannya untuk gabung dengan bobotoh Lewo Garut.

Dari Lewo Limbangan Garut gabung dengan Bobotoh Limbangan menuju Bandung dengan menggunakan mobil secara berombongan. Sementara sepeda motornya disimpan di Limbangan. Perjalanan menuju Bandung dari Limbangan berlangsung lancar. Namun sepulangnya dari Bandung, fahmi singgah dan rekannya singgah dulu di Lewo lalu memakai sepeda motor ke Kawali.

Sesampainya di Kawali, rupanya mereka tak langsung pulang ke rumah masing-masing, tapi berniat cari makan di Alun-alun Kawali. Mereka berboncengan, belum diketahui siapa yang dibonceng dan nyetir. Saat memasuki kawasan Winduraja yang ketika itu suasana sepi tiba tiba dari arah berlawanan melaju sepeda motor yang dikemudikan Ndonz Abdul Karim dengan kecepatan tinggi. Dan tabrakan pun tak terelakan. Diduga tabrakan sangat keras sekali. Ini terlihat dari kondisi sepeda motor ringsek. Ketiga korban terlempar di jalan raya dengan kondisi mengenaskan. Korban ditemukan warga setempat dan kemudian dilarikan ke Puskesmas Kawali.
Korban Ndonz tampaknya menghembuskan nafas saat perjalanan menuju Kawali, sedangkan Fahmi meninggal di Puskesmas Kawali. Korban banyak mengeluarkan darah dari hidung dan mulut serta kakinya patah. Fahmi dimakamkan pada Senin (24/9/2018) di Pemakaman kampung tersebut.

KKecelakaan lalu-lintas tersebut membuat geger warga Selasari, Kawali. Pasalnya ketiga korban adalah warga desa tersebut. Kepala Desa Selasari Elon mengatakan, segenap warga Selasari berduka.

0rangtua korban, Abdul Jalil dan Maemunah mengatakan, anaknya pamit menonton laga Persib vs Persija di Bandung. Fahmi memang bobotoh setia Persib dan selalu memaksa ingin nonton persib secara langsung di Stadion. “Ini mah sudah takdir, kita hanya bisa sabar,” katanya menahan kesedihan. (fery/nolduanews)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita

Rumah Ludes Terbakar, Sarifudin Rugi Puluhan Juta

Published

on

Warga sedang melihat bekas kebakaran rumah Sarifudin yang ludes dilalap si jago merah, Rabu (20/3/2019). Foto: Ayu/Nolduanews

Ciamis – Sarifudin warga Dusun Kaligembor RT 10 RW 09 Desa Natanegara Kecamatan Panawangan harus menderita kerugian puluhan juta karena rumahnya ludes dilalap si jago merah, Rabu (20/3/2019).

Kabid Darlog BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supiani membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya diduga penyebab kebakaran yang menghanguskan rumah milik korban tersebut akibat arus pendek listrik.

Dikatakan Ani tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut hanya kerugian materi saja karena rumah dan segala isinya hangus terbakar.

“Korban mengalami kerugian puluhan juta,” ujarnya.

Akibat kebakaran tersebut lanjut Ani korban dan keluarga terpaksa tinggal di rumah kerabatnya.

“Saat ini korban menumpang di kerabatnya karena tidak ada barang yang tersisa dari kejadian tersebut,” terangnya.

Pasca kejadian kebakaran warga dan Tim BPBD ikut membersihkan puing-puing bekas kebakaran. (Ayu/Nolduanews.com)

Continue Reading

Berita

Ikhwan TQN PP Suryalaya Jangan Golput pada 17 April

Published

on

Abah Aos berfoto bersama jajaran Polisi pada kegiatan Tablig Akbar Pemilu Damai yang digelar Polres Kota Banjar, (19/3/2019). Foto: Dar

BANJAR-Mursyid ke 38 Thoriqoh Qodiriyah Naqsabandiyah PP Suryalaya Syekh  Muhammad Abdul Gaos SM RA menyatakan ikwah TQN harus memilih dan tidak boleh golput pada Pemilu 2019. Abah Aos mengatakan pilpres sebagai sarana memilih pemimpin adalah tanggung jawab kebangsaan dan keagamaan sekaligus.

“Ikhwan TQN harus selalu melaksanakan perintah agama dan negara, jadi mencoblos itu kewajiban warga negara,” katanya saat manaqib kubro di Ponpes Sirnarasa Senin (18/3/2019).

Saking harusnya ikhwan TQN mencoblos, Abah Aos tak mewajibkan ikwan TQN dari luar kota untuk mengikuti manaqib pada 16 April 2019. Menurutnya, manaqib wajib tapi lebih wajib mencoblos. “Ingat Tanbih Abah Sepuh yang salah satunya kita harus melaksanakan perintah agama dan negara. Ikhwan yang tak melaksanakan itu, melanggar kewajiban.

Abah Aos kembali mengimbau umat Islam untuk tidak golput saat Tablig Akbar Pemilu Damai yang digelar Polres Kota Banjar. Menurutnya, sebagai umat Islam yang baik, tentunya harus senantiasa melaksanakan kewajiban agama dan negara. Dengan demikian wajib hukumnya bagi umat Islam untuk mentaati peraturan negara.

Sementara itu tabligh akbar dihadiri Walikota Banjar DR. Hj. Ade Uu Sukaesih, Danlanud Wiradinata Tasikmalaya Letkol Pnb. M. Pandu Adi dan unsur Forkopimda Kota Banjar dan ribuan muslimin/muslimat se-Kota Banjar.Kapolres Banjar AKBP. Yulian Perdana, S.I.K., dalam sambutannya menghaturkan terima kasih kepada seluruh jamaah dan merasa bangga, dan dengan diadakannya acara Tabligh Akbar ini. Beliau berharap dengan doa bersama yang diselenggarakan, Kegiatan Pemilu Tahun 2019 bisa berjalan dengan aman, damai dan sejuk.

“Alhamdulillah dengan hadirnya ribuan masyarakat Kota Banjar, hari ini menjadi bukti tekad kita untuk bersama sama menjaga keutuhan NKRI dalam penyelenggaraan Pemilu 2019” ucapnya

Terpisah, Walikota Banjar DR. Hj. Ade Uu Sukaesih, M.Si., menyampaikan bahwa tablig Akbar yang dilaksanakan untuk mewujudkan Pemilu Damai Tahun 2019 yang aman, damai dan sejuk yang puncaknya dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019 nanti.

Tentunya Walikota Banjar, menghimbau dan mengajak kepada para jamaah untuk datang ke TPS dan memilih pemimpin Indonesia pada Tanggal 17 April 2019 nanti, untuk NKRI yang kuat dan maju,” pungkasnya. (dar)

Continue Reading

Berita

Kemenpar RI Dukung Pekan Pesona Pesantren di Sirnarasa Ciamis

Published

on

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Ir. Rizky Handayani menyampaikan sambutan pada kegiatan Manaqib Qubro di Pondok Pesantren Sirnarasa Kec.Panjalu Ciamis, Minggu (17/3/2019). Foto: Aep/Nolduanews

CIAMIS – Kementerian Pariwisata RI memberikan dukungan Penuh untuk kegiatan Pekan Pesona Pesantren di Wilayah Jawa Barat. Event ini telah dibuka 7 Maret lalu dan berakhir 17 Maret kemarin. Pekan Pesona Pesantren dipusatkan di Pesantren Sirnarasa Cisirri Ciamis, Jawa Barat.

Kabid Pemasaran Area I Kementerian Pariwisata Wawan Gunawan menjelaskan, kegiatan Pekan Pesona Pesantren memiliki nilai-nilai yang sangat positif dan dapat diterapkan kepada generasi muda.

Pihak Kementrian Pariwisata RI melakukan foto bersama dengan Abah Aos dan keluarga besar Pondok Pesantren Sirnaras Panjalu Ciamis, Minggu (17/3/2019). Foto: Aep/Nolduanews

“Kemajuan teknologi sering membuat generasi muda melakukan hal-hal yang tidak benar. Untuk itu, dibutuhkan sebuah kegiatan yang bisa menjadi wadah atau melawan hal negatif tersebut. Melalui kegiatan Pekan Pesona Pesantren adalah salah satunya. Banyak kegiatan positif yang bisa dipelajari dari kegiatan ini,” papar Wawan Gunawan, Minggu (17/3).

Ditambahkan Wawan, kegiatan yang digelar pada Pekan Pesona Pesantren sangat banyak dan beragam. Serta terbagi dalam beberapa kriteria. Untuk bidang keagamaan, ada lomba Musabaqoh QiroatuI Kutub, Pidato, Sholawat (Hadroh/Marawis), Tahfidz Juz’Amma, Lomba Cerdas Cermat, dan Tilawah Al Quran.

Di kategori olahraga, ada lomba catur dan bulutangkis. Di bidang permainan, penyelenggara menghadirkan lomba Eat Bulaga Al-Miftah, Teka-teki Hadits, Balap Karung MotoGP, dan Tarik Tambang. Ada juga penampilan kreasi seni seperti Cup Song, Acapela, Kabaret, Marawis, Tari Saman, Tek-tek, Perkusi, dan Puisi Berantai.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Ir. Rizky Handayani menilai keberadaan pesantren sangat penting. Khususnya untuk menangkal hal-hal negatif akibat akulturasi budaya.

“Pesantren bisa menjadi penangkal masuknya budaya asing yang negatif. Kita meyakini pesantren bisa menjadi ujung tombak untuk menangkal semua hal negatif tersebut,” papar Rizky saat menghadiri Manaqib Qubro, sekaligus puncak acara Pekan Pesona Pesantren di Pesantren Sirnarasa Ciamis Jawa Barat (17/03).

Ketua Yayasan Sirnarasa Cisirri, KH. Solih Anwar Saefurrijal, M.Kom menjelaskan Manaqib Kubro ini merupakan pengajian setiap tanggal 10 di bulan hijriah. Lebih dari 10 ribu ikhwan tarekat qodiriyah naqsyabandiyah TQN Suryalaya hadir dari berbagai daerah di tanah air seperti Medan, Lampung, Palembang, Sumatra, Jakarta dan lainnya. Bahkan ikhwan asal Malaysia pun turut hadir menyaksikan kemeriahan Pekan Pesona Pesantren yang didukung Kemenpar RI.

“Alhamdulillah, pekan pesona pesantren puncak kegiatannya digelar Manaqiban. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Mereka datang berbondong bondong ingin memperoleh keberkahan dan bisa bertemu dengan saudara saudara dari berbagai daerah” kata Gus Solih Anwar, sapaan akrab KH. Solih Anwar SR.

Puncak acara Pekan Pesona Pesantren juga turut dihadiri Anton Sukartono Wakil Ketua Komisi V DPR RI. Menurutnya, Ditengah suhu politik yang memanas jelang Pemilu 2019, Acara Manaqib Kubro ini bisa menjadi penyejuk hati. Karena kita disuguhi wejangan dari Sesepuh Pesantren Sirnarasa Syech Muhammad Abdul Gaos SM Ra. atau Abah Aos bersama sejumlah Wakil Talqin TQN Suryalaya.

“Alhamdulillah yang saya rasakan disini mengingat Allah jadi saat ini pilihan copas capres mungkin masyarakat tercabik cabik dengan adanya ini silaturahmi kembali merajut kebangsaan bahwa kita mengingatkan bahwa kita akan kembali kepada Allah “ ujar Politisi Demokrat tersebut.

Menteri Pariwisata Arief Yahya  berharap Pesantren Sirnarasa bisa terus mencetak tokoh-tokoh nasional yang memiliki akhlak baik.

“Lewat Pekan Pesona Pesantren, kita berharap bisa mencetak generasi muda yang handal. Yang tidak mudah termakan atau menyebarkan hoax,” harapnya. (Aep/nolduanews)

Continue Reading

Trending

%d bloggers like this: