Connect with us

Pendidikan

Wirausahawan Di Indonesia Rendah

Published

on

Ciamis – Pendidikan harusnya mampu menciptakan tenaga kerja terdidik. Artinya, menghasilkan Masyarakat yang terampil berwirausaha. Bukan masyarakat buruh atau pekerja.

“Keterampilan berwirausaha sangat diperlukan mengingat secara prosentase Wirausahawan kita cujup rendah jika dibanding dengan negara tetangga” ujar Kabid Dikdas Disdik Ciamis, Drs. Anto Suryanto, M.Pd. saat Seminar Hari Pendidikan Nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam, Rabu, (2/5/2018) di Ruang Multimedia Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Darussalam Ciamis.

Disampaikan Anto, wirausahawan di Indonesia berkisar pada angka 3,5 % dari dua ratus juta lebih penduduk. Sedang Malaysia berkisar pada 80 % dan Singapura 22 %.

Menurut Anto, ada sejumlah hal pokok yang perlu diingat tentang peran dan fungsi pendidikan dalam mempersiapkan calon penerus bangsa. Dan setiap proses dalam pendidikan harus didukung oleh semua pihak. Apalagi dengan kompleksnya persoalan bangsa kedepan.

” Jika mengalirkan kritik dan berdiam diri saja, tentu proses untuk menggapai cita-cita pendidikan hanya mimpi belaka” ujar Anto.

Sementara itu, salah seorang mahasiswi IAID Darussalam, Titin Supriatin mengatakan hardiknas harus menjadi momentum untuk merefleksikan kembali pendidikan di Indonesia. Sebab menurutnya, pendidikan adalah perkara wajib sebagaimana sabda Rasulullah yang memerintahkan umatnya untuk mencari ilmu dari lahir sampai ke liang lahat.

“Seminar ini menarik, namun masih ada bahan evaluasi terkait dengan manajemen waktu. Semoga mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini mendapat kesadaran tentang bagaimana memiliki sikap mandiri, kerja keras serta harus bercita-cita tinggi,” ungkap mahasiswa semester dua tersebut.

(Maulana/Nolduanews)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Pendidikan

Demi Raih Prestasi, UPTD Baregbeg Gelar Lomba FLS2N

Published

on

Salah satu peserta lomba Festival Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat kecamatan sedang menampilkan keahliannya didepan para juri lomba, Rabu (20/3/2019). Foto: Ayu/Nolduanews

Ciamis – Guna meraih prestasi di tingkat kabupaten mendatang terutama dalam bidang seni UPTD Pendidikan Baregbeg menggelar lomba Festival Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat kecamatan.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyeleksi siswa terbaik yang akan mewakili kecamatan ke tingkat kabupaten akhir bulan ini.

Kepala UPTD Pendidikan Baregbeg Dedi Unay mengatakan kompetisi ini juga bisa dijadikan ajang evaluasi hasil pembejaran guru di sekolah.

“Intinya kita ingin menghasilkan utusan terbaik untuk ke tingkat kabupaten. Setidaknya prestasi seni tahun lalu yang telah dicapai tetap bisa dipertahankan,” ujarnya.

Dedi mengatakan dalam FLS2N tahun lalu Kecamatan Baregbeg meraih juara dua pantomim tingkat propinsi.

“Target tahun ini pantomim bisa menjadi juara pertama di propinsi, tapi untuk bidang seni yang lainnya pun mudah – mudahan bisa masuk ranking baik di kabupaten maupun di propinsi,” terangnya.

Lebih jauh Dedi Unay menuturkan suksesnya berbagai lomba di wilayahnya berkat kerjasama antara pihak UPTD, K3S dan PGRI kecamatan.

“Dengan sinergitas ini diharapkan lebih memotivasi guru dan siswa sehingga bisa mendongkrak prestasi,” imbuhnya.

Dalam lomba FLS2N ini digelar enam mata lomba, yakni menyanyi solo, anyaman, membatik, gambar bercerita, tari dan pantomim.

“Untuk yang empat mata lomba kita seleksi lagi sekarang, sementara untuk pantomim dan tari kreasi sudah ada utusannya jadi tinggal pembinaan lebih lanjut,” pungkasnya. (Ayu/Nolduanews.com)

Continue Reading

Berita

Ratusan Siswa SD di Ciamis Ikuti Lomba OSN Tingkat Kabupaten

Published

on

CIAMIS – Sebanyak 297 siswa/siswi Sekolah Dasar (SD) dari 27 Kecamatan se Kabupaten Ciamis, mengikuti kegiatan Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang Sekolah Dasar tingkat Kabupaten Ciamis, Sabtu (16/3) di SD Negeri 1 Cijeungjing, Kabupaten Ciamis.

Kegiatan tersebut mengusung tema Olimpiade Sains Nasional Mewujudkan Generasi Kompetitif, Berkarakter, Berkualitas dan Adaptif terhadap perubahan.

Kabid. Pendidikan Dasar H. Jajang berfoto bersama Kasi Peserta Didik Deni, S.Pd pada kegiatan OSN Tingkat Kabupaten Ciamis, Sabtu (16/3/2019). Foto: Ferry/Nolduanews

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, H. Jajang mengatakan, tujuan kegiatan OSN ini yaitu menyediakan wahana bagi peserta didik SD, untuk mengembangkan bakat do bidang Matematika dan IPA. Sehingga peserta didik dapat berkreasi, terampil, memecahkan masalah, dan mampu mengembangkan aspek kepribadiaanya.

“Selain itu juga untuk memotivasi peserta didik agar selalu meningkatkan kemampuan spiritual, emosional, dan intelektual berdasarkan norma dan tata nilai yang baik,” katanya.

Jajang menyampaikan, dalam kegiatan OSN ini diikuti sebanyak 297 peserta dari SD se Kabupaten Ciamis. Sedangkan untuk lomba yang dipertandingkan sebanyak 6 mata lomba yaitu, Olimpiade Sains Nasional (OSN) diikuti sebanyak 162 orang, Lomba Menulis Cerpen 27 orang, Lomba Baca Puisi 27 orang, Lomba Cipta Pantun 27 orang, Lomba Cipta Syair 27 orang, dan Lomba mendongeng 27 orang.

“Bidang pelajaran Matematika dan IPA itu, tidak terikat dan tidak mengacu pada panduan kurikulum 2013 (Kurtilas). Makanya, untuk Matematika harus banyak membaca dari beberapa sumber. Sedangkan untuk soal Sains saat ini, itu sangat sulit,” ucapnya.

Jajang menambahkan, kegiatan Olimpiade Sains Nasional ini dapat memberikan keilmuan diluar panduan Kurtilas, baik itu kepada siswa maupun guru pengajar. Karena saat ini, kelemahan Ciamis itu adalah bidang Matematika dan IPA.

“Bagi peserta yang nanti keluar sebagai juara pertama, akan kembali ditandingkan di tingkat Provinsi pada tanggal 28 Maret 2019 di Lembang, Bandung. Mudah-mudahan nanti, OSN tingkat Provinsi bisa masuk 5 besar, sehingga bisa mengharumkan Kabupaten Ciamis,” pungkasnya. (Ferry/Nolduanews.com)

Continue Reading

Pendidikan

Gali Potensi dan Kemampuan Guru Paud, Disdik Ciamis Gelar Lomba Karya Nyata

Published

on

CIAMIS – Dalam rangka menggali potensi, bakat, minat dan kemampuan guru serta tenaga kependidikan Paud, Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis melalui Bidang Pembinaan Paud, menggelar Lomba Karya Nyata Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Paud dan PNF Tingkat Kabupaten Ciamis, Rabu (6/3/2019) di Gedung Galuh Rahayu (Golkar) Ciamis.

Kegiatan Lomba Karya Nyata ini diikuti sebanyak 54 orang, yang merupakan perwakilan dari 27 UPTD Pendidikan Kecamatan se-Kabupaten Ciamis.

Kabid Pembinaan Paud, Hj. Tita Rosita mengatakan, tujuan kegiatan lomba Karya Nyata GTK Paud ini, untuk menggali potensi, bakat, minat dan kemampuan guru dan tenaga kependidikan Paud, serta unjuk kemampuan dan kebolehan guru dan tenaga kependidikan anak usia dini.

“Selain itu juga, tujuan lomba karya nyata ini untuk mengarahkan kemampuan guru dan tenaga kependidikan anak usia dini tampil di depan publik, serta menjaring kejuaraan untuk mengikuti lomba ke tingkat Provinsi,” katanya.

Tita menambahkan, untuk juri dalam Lomba Karya Nyata ini sebanyak 6 orang, yang terdiri dari unsur Himpaudi sebanyak 5 orang, dan praktisi Paud dan PNF sebanyak 1 orang.

Sedangkan untuk materi penilaian lomba, lanjut Tita, ada 3 materi yang akan di nilai oleh juri, diantaranya penilaian Administrasi, Penilaian Naskah Karya Nyata, dan Penilaian Presentasi Karya Nyata.

“Untuk juara 1 nantinya akan menjadi perwakilan Kabupaten Ciamis, untuk mengikuti lomba Apresiasi GTK Paud dan Dikmas ke tingkat Provinsi Jabar, yang rencananya akan dilaksankan pada tanggal 4-6 April mendatang,” pungkasnya. (Ferry/Nolduanews.com)

Continue Reading

Trending

%d bloggers like this: