Bukit Panyangrayan Tasikmalaya, Wisatawan Bisa Petik Pepaya Sendiri

by -

Bukit Panyangrayan Tasikmalaya, Wisatawan Bisa Petik Pepaya Sendiri

Kabupaten Tasikmalaya –
Pada tahun 2014 lalu Bukit Panyangrayan yang berada di Kampung. Sadaukir Desa Sukapura Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya pernah mengalami kebakaran hebat.

Seiring waktu, bukit ini kini menjadi objek wisata alam dengan magnet keindahan alam yang luar biasa. Bahkan wisatawan yang berkunjung dapat memetik buah pepaya jenis California yang ditanam warga sejak beberapa bulan lalu.

Ketua pengelola wisata bukit Panyangrayan Dadang Saputra (55) mengatakan, dengan keberadaan pohon pepaya california di lokasi wisata bukit Panyangrayan tentunya menambah kepuasan tersendiri bagi pengunjung.

Selebihnya lanjut Dadang, Pepaya california atau ada sebagian yang menyebut “Gedang Panyangrayan” ini sangat membantu perekonomian warga setempat.

“Disini pengunjung bebas memetik pepaya. Namun setelahnya harus bayar dengan harga Rp. 5000/biji atau setara dengan 1 kg” ujar Dadang.

Dikatakan Dadang, pepaya yang ditanam warga selain dijual dengan cara dipetik sendiri, juga ada yang diolah menjadi manisan ciri khas Sukaraja. Manisan ini dibuat oleh masyarakat sekitar warga denga melalui pelatihan yang disediakan pihak pengelola wisata.

Salah satu penjual pepaya California yang ada dilokasi wisata Dini ( 30) mengatakan, hampir semua warung dilokasi obyek wisata menjual pepaya California karena menjadi ciri khas wisata. Adapun harga pepaya dijual dikisaran Rp.2500 per kg. Atau dijual perbiji seharga Rp.5000. Perbijinya ada yang mencapai 2 kgt, yerkadang bisa lebih.

“Disini pengunjung jua bebas membeli
nya. Mau yang sudah ada diwarung  ataupun memilih sendiri langsung dari pohonnya, terserah pengunjung. Ah bade meser ngadadak, ngambil sendiri , ya mangga,” ujar Dini.

Pembenahan Fasilitas Wisata Panyangrayan

Sementara itu lanjut Dadang, pengola akan terus meningkatkan pelayanan kepada pengunjung dengan membenahi dan menambah fasilitas disekitar objek wisata.

Dikatakannya, pendapatan dari parkir dan lainnya dipergunakan untuk modal penataan diseputar dilokasi obyek wisata.

“Pendapatan dari obyek wisata akan dimanfaatkan untuk pembenahan dilokasi wisata semisal untuk penataan tempat camping dan perlebaran jalan”, ujarnya.

Ditambahkan Dadang,  fasilitas pendukung pariwisata di bukit Panyangrayan yang telah dibangun yakni, Mushola, kamar WC, lahan parkir , tempat untuk berfoto (spot selfiie), Gazebo dan warung warung kecil diatas bukit.

Alhamdulillah, Pembukaan obyek wisata bukit Panyangrayan sendiri mendapat dukungan penuh dari pihak Kecamatan dan desa termasuk dari  pihak keamanan polsek dan koramil Sukaraja”pungkas Dadang.

*** ( Rusdianto/nolduanews)