5 Hari Dinyatakan Hilang, Nenek Asal Banjar Ini Ditemukan Jasadnya Di Manganti

by -

5 Hari Dinyatakan Hilang, Nenek Asal Banjar Ini Ditemukan Jasadnya Di Manganti

Ciamis – Sosok perempuan tua yang hilang sejak 5 hari lalu akhirnya berhasil ditemukan tim penyelamat gabungan dalam kondisi meninggal.

Jasad Empi (76), warga Lingkungan Siluman Baru RT 38 RW 18 Kecamatan Purwaharja Kota Banjar Jawa Barat itu ditemukan sudah tak bernyawa, Kamis (28/1/2021) sekitar pukul 11.00 di Bendungan Manganti, Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis, Perbatasan Jawa Barat-Jawa Tengah.

Taruna Siaga Bencana (Tagana) wilayah purwadadi Kabupaten Ciamis Edi Sudrajat membenarkan tim  penyelamat  gabungan terdiri dari BPBD Kota Banjar, PMI Kota Banjar, FPRB Kota Banjar, BPBD Kabupaten Ciamis, Tagana Kabupaten Ciamis, dan Banser menemukan  jasad sosok perempuan tua, di bendungan tersebut. kondisi tubuhnya sudah membengkak di antara tumpukan sampah, sehingga tim sempat kesulitan melakukan evakuasi jasad korban.

“Namun upaya evakuasi bisa berlangsung lancar dengan menggunakan peralatan dari tim gabungan penyelamat,” kata Edi.

Edi menyampaikan,  korban menghilang sejak Minggu (24/1/2021) dan baru bisa ditemukan pada hari kelima ini. Jasad korban akan diserahkan kepada pihak keluarganya di Kota Banjar untuk dimakamkan.

“Kami bersyukur berkat kerja tim, jenazah bisa ditemukan,” ucapnya.

Ditambahkan Edi ,  tim penyelamat gabungan pun dalam melakukan pencarian sempat kesulitan karena faktor cuaca. Diantaranya air deras disertai banyaknya sampah yang mengalir di sungai, sehingga kemungkinan jasad tidak cepat ditemukan karena diduga menyatu dengan sampah.

“Korban ditemukan di tumpukan sampah di bendungan dengan posisi tidak berbusana, diduga pakaiannya telah rusak terhempas air, ” tutur Edi.

Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Ciamis untuk lebih meningkatkan kewaspaadan mengingat saat ini musim hujan. Soalnya berbagai bencana sering terjadi, juga rentan kejadian orang terbawa arus.

“Untuk itu masyarakat harus waspada, terutama yang dekat sungai atau yang biasa memancing dan menjala ikan alangkah baiknya jangan terlalu dekat air karena saat ini air deras,” ujar Edi.(Uju Suparman/Nolduanews)