Pasir Gedogan di Sukamantri Ciamis akan Dijadikan Objek Wisata Alam

by -

Pasir Gedogan di Sukamantri Ciamis akan Dijadikan Objek Wisata Alam

NOLDUANEWS.COM, CIAMIS – Destinasi wisata dengan konsep alam saat ini banyak digemari para wisatawan. Maka muncullah berbagai objek wisata alam di berbagai tempat khususnya Kabupaten Ciamis. Tak terkecuali Bukit Pasir Gedogan yang terletak di Desa Mekarwangi Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis. Pasir ini akan dikelola sehingga menjadi objek wisata.

Bukit Pasir Gedogan miliki pesona alam yang masih asri. Terletak di dataran tinggi seolah-olah menikmati keindahan alam seperti negeri di atas awan. Hal tersebut dinikmati langsung Reporter Nolduanews.com, Rabu (10/2/2021).

Sekretaris Karang Taruna Desa Mekarwangi Ciamis, Epi Saepul, menjelaskan bahwa Pasir Gedogan rencananya akan dibuka untuk umum pada bulan Mei 2021. Namun hal tersebut masih dalam pertimbangan terkait situasi yang memungkinkan.

“Perwakilan Dinas Pariwisata juga pernah berkunjung, dan memberikan tanggapan bahwa ke depan prospek nya sangat bagus, makanya harus ditingkatkan supaya jadi tempat wisata baru di Kabupaten Ciamis,” ujar Epi

Untuk pembangunan, lanjut Epi, sampai saat ini hasil sumbangan sukarela para anggota Karang Taruna.

Ia mengatakan, kedepannya wisata tersebut akan ada tempat perkemahan, spot foto, taman bunga, buah-buahan, out bound dan kolam renang.

“Karena masih hutan asri, butuh waktu yang lumayan lama dan perkiraan biaya juga 1 miliar itu bisa maksimal. Target kami untuk menunjukan dulu, bahwa di sini ada tempat wisata,” jelasnya.

Epi melanjutkan, kalau masyarakat sudah sepakat bahwa tempat tersebut layak untuk dijadikan tempat wisata.

Progresivitas akan dilakukan untuk membuka objek wisata tersebut, mengingat program kerja baru pembukaan lahan, jadi pengerjaan hanya baru sekitar 1%.

“Saya berharap, dengan adanya tempat wisata baru ini, Ciamis punya tempat wisata alam yang benar-benar bisa jadi icon, bahwa ada tempat wisata yang sedang digeluti kaum muda, dan Ciamis miliki tempat wisata dengan kensep menjaga alam,” pungkasnya (Kayan Manggala/nolduanews)