Kulah Yaman, Pesugihan di Kota Mekkah

by -

Kulah Yaman, Pesugihan di Kota Mekkah. Terlihat dari Hotel Alsaad Flower Hotel 2, Lantai 13 (Foto : Aep Sulaeman)

Sebagian masyarakat, khususnya para jemaah haji di Indonesia ada yang mengenal sebuah tempat yang bisa membuat orang kaya mendadak. Tempat itu bernama Kulah Yaman atau banyak orang menyebutnya sumur Yamani.

Kulah Yamani terletak di kawasan Misfalah, berada pada tengah tengah kawasan sebuah taman yang tidak terurus, bentuk dinding bangunannya bulat. Kulah ini akan terlihat jelas jika dilihat dari ketinggian. misalnya dari Kamar hotel lantai 12 di kawasan misfalah yang viewnya mengarah ke kawasan Taman tersebut. Jaraknya sekitar 500 meter dari Mesjidil Harom

Saat musim haji, kawasan Taman yang terdapat Kulah Yamani ini terlihat sepi. Tidak ada jemaah yang mendekat atau masuk kawasan ini,namun begitu ada juga warga negara non indonesia yang berada dikawasan ini. Tidak jelas mereka sedang melakukan apa.Konon ada juga warga yang hanya ikut berteduh dikawasan ini.

Dari beberapa cerita yang dihimpun, Kulah Yamani ini dulunya dibangun oleh warga negara ARab Saudi keturunan Yaman. Ia membangun sebuah kolam renang dikawasan ini. Sehingga kebanyakan warga negara yang berasal dari Yaman sering memanfaatkan tempat ini untuk mandi dan beristirahat.

Sepeninggal beliau Kulah ini tidak terurus.Bahkan menjadi tempat pembuangan sampah. Dari sinilah Kulah Yaman dipercaya memiliki kekuatan mistis. Untuk mendapatkan berkah dari Kulah Yaman ini, para pengunjung cukup membawa air dari sini dan dipakai campuran untuk mandi. ada juga yang hanya mencelupkan sorbannya, Bahkan seringkali digunakan mandi ditempat ini walau air di Kulah ini sudah tidak bersih.

Pemerintah Arab Saudi pada sekitaran tahun 2015 resmi menutup tempat ini. Mereka khawatir tempat ini dijadikan ajang kemusyrikan khususnya bagi jemaah haji dan umroh.

Saat redaksi nolduanews melaksanakan Ibadah Haji tahun 2019, sempat melihat kawasan ini dan terlihat sangat kumuh. Sampah sampah berserakan di sekitar benteng Kulah. Bahkan banyak warga membuang sampah, khususnya botol plastik ke kulah yang ditutup ini.tidak terlihat para jemaah yang mendekati Kulah tempat yang dipercaya tempat Pesuguhan tersebut (A. Sulaeman/nolduanews)