Siswa MA el Bas Antusias Ikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)

by -

Siswa MA el Bas antusias ikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) (Foto : Atang Sanjaya)

Ciamis,- Nolduanews

45 siswa-siswi Madrasah Aliyah El bas Ciamis mengikuti kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di Leb Komputer MA El Bas pada selasa- rabu, (29/09).

Kepala MA el Bas Ciamis, Drs. Misbahudin M.Pd ketika di mintai tanggapan oleh Nolduanews membenarkan bahwa siswa siswinya dari hari kemarin telah mengikuti kegiatan ANBK Tahun Ajaran 2021 dimana dilaksanakan selama dua hari atau dua sesi yang mana sebanyak 50 siswa disiapkan yang terdiri dari 45 siswa sebagai sempel utama sedangkan 5 siswa sebagai cadangan. Dari 45 siswa itu sendiri kegiatanya terbagi menjadi 2 sesi, sesi pertama sebanyak 23 siswa dan sesi kedua  sebanyak 22 siswa.

Menurut dia mengatakan ANBK sendiri merupakan program penilaian terhadap mutu setiap madrasah yang mana hal tersebut dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran.

“Jadi kegiatan ANBK ini hanya sebatas survey mengkur tingkat literasi dan numerasi siswa serta survey karakter dan lingkungan belajar, tidak terkait dengan kelulusan” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa Asesmen Nasional perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Bahkan bukan hanya siswa yang mengikuti ANBK tetapi sebanyak 5 dewan guru dan 1 kepala sekolah juga ikut serta untuk mengisi survay lingkungan belajar.

Sementara itu waka kurikulum Toni Herdiani S.Pd mengatakan kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) ini di ambil dari siswa kelas XI yang mana diantaranya 26 siswa dari kelas XI MIA dan 19 siswa di ambil dari kelas XI IIK yang terbagi menjadi dua sesi perhari yakni 23 siswa sesi 1 dari jam 7:30-09:30, sedangkan 22 siswa lagi disesi ke 2 yakni dari jam 10:30-12:30 wib.

Toni mengatakan kegiatan ANBK ini sendiri pada praktiknya tidak berbeda dengan kegiatan UNBK, dua hal yang membedakan antara keduanya adalah, pertama ANBK tidak mengujikan mata pelajaran seperti halnya UNBK, dan kedua, ANBK menerapkan teknik sampling dalam penentuan jumlah peserta ujian.

Dari sisi teknologi yang digunakan pun tidak lah berbeda, bahkan dapat dikatakan sama, baik itu moda ujian (semi-online & online), topologi jaringan dan sistem CAT/CBT yang digunakan di sisi server dan client identic sama. Hanya perbaikan dan penambahan fitur di berbagai sisi dengan update berkala.

Tidak seperti halnya UNBK yang merupakan bagian dari evaluasi kegiatan belajar, satu yang tampak jelas bahwa siswa tidak memiliki persiapan khusus dalam menghadapi asesmen ini. Secara psikologis mereka lebih tenang dan nyaman dalam menghadapi ujian, bahkan nyaris tanpa beban.

“Alhamdulillah para siswa sangat antusias mengikuti seluruh kegiatan ANBK dari hari pertama sampai hari terakhir dan dapat berjalan dengan aman, lancar, tertib, sesuai prokes dan semoga hasilnya bisa seperti yang diharapkan terutama dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah,” ujarnya. (Atang Sanjaya/nolduanews)